Home » » I Made Yudha dan I Wayan Duduk Main Layang-Layang di Prancis

I Made Yudha dan I Wayan Duduk Main Layang-Layang di Prancis

Diposkan oleh Kabar Bangsa pada Saturday, May 2, 2015 | 9:48 AM



http://gambarmewarnai.com/wp-content/uploads/2013/03/gambar-mewarnai-layang-layang-300x249.jpg

Setiap orang yang pernah mengalami masa kecil di kampung, tentu pernah tahu mainan layang-layang. Mainan ini tentu memiliki keasyikannya sendiri. Bahkan tidak jarang di berbagai daerah di Indonesia diadakan festival layang-layang, mulai adu keindahan, adu kekuatan tali, adu lain-lainnya yang sangat beragam.
Tidak sedikit pula layang-layang dibeli atau dijual dengan harga yang mahal. Layang-layang merupakan bagian dari realitas kebudayaan Indonesia. Itulah sebabnya, I Made Yudha dan IWayan Duduk dikirim mewakili bangsa kita untuk main layang-layang di Prancis.

Minister Councellor KBRI di Perancis, Henry R W Kaitjily mengatakan "Pihak panitia sengaja mendatangkan para pelayang dari Indonesia karena layang-layang yang ditampilkan memiliki keterkaitan yang kuat dengan seni dan budaya di negaranya."
Karena layang-layang menjadi bagian dari seni dan budaya Indonesia, banyak sekali para seniman kita yang mengangkat dalam puisi, cerita pendek, lukisan, bahkan fotografi. Salah satu penyair yang mengangkat layang-layang dalam puisinya adalah Joko Pinurbo yang berjudul Layang-Layang;

Layang-layang

Dulu pernah kaubelikan aku sebuah layang-layang
pada hari ulang tahun.
Aku pun bersorak sebagai kanak-kanak
tapi hanya sejenak.

Sebab layang-layang itu kemudian hilang,
entah ke mana ia terbang.
Seperti aku pun tak pernah tahu kapan kau hilang
dan kembali kutemu.
Lehermu masih hangat meskipun selalu dikikis waktu.

Sekarang umur pun tak pernah lagi dirayakan
selain dibasahkuyupkan di bawah hujan.
Tapi kutemukan juga layang-layang itu di sebuah dahan
meskipun tanpa benang dan tinggal robekan.
Aku ingin berteduh di bawah pohon yang rindang.

(1980)

Ketika membaca larik puisi di atas, kita seolah-olah berada dalam sebuah masa di mana mungkin saja kita mengenangkan sebagai sesuatu yang indah. Namun kita tentu tidak bisa lagi kembali ke masa lalu. Semoga dengan festival layang-layang Internasional (Festival Cerf Volant) yang diikuti oleh perwakilan anak bangsa kita, benar-benar menyuarakan seni budaya bangsa.***

Sumber Gambar:  http://gambarmewarnai.com/wp-content/uploads/2013/03/gambar-mewarnai-layang-layang-300x249.jpg


Artikel Terkait:

0 comments :

Post a Comment