Home » » Goenawan Mohamad: Saya Tak Mengagumi Pahlawan, Tapi Tindakan Kepahlawanan

Goenawan Mohamad: Saya Tak Mengagumi Pahlawan, Tapi Tindakan Kepahlawanan

Diposkan oleh Kabar Bangsa pada Thursday, May 19, 2016 | 11:35 PM

KABARBANGSA.COM---Isu tentang beberapa tokoh yang diusulkan untuk dijadikan sebagai pahlawan nasionalk kembali meruyak ke publik. Mulai dari mendiang mantan presiden terlama Indonesia di zaman Orde Baru, Jenderal Soeharto hingga mendiang Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur). Isu tersebut sebetulnya ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada orang-orang yang pernah berbuat sesuatu kepada bangsa Indonesia. (Baca juga: Goenawan Mohamad: Mayjen Kivlan Menantang Saya, Akan Saya Ladeni Dengan Syarat Ini)

Namun isu tentang pahlawan tersebut tidak menarik dalam pandangan penyair dan kolomnis terkemuka Goenawan Mohamad. Rupanya Gunawan memberikan respon yang sangat subtansial melalui akun twitternya @gm_gm yang bersabda:

Sumber Gambar : tempo.co
"Saya tak mengagumi pahlawan, tapi tindakan kepahlawanan: berkerja utk sesama tanpa minta dihargai"

"Ada yg ingin selalu jadi pahlawan, dan sebab itu butuh panggung dan pengeras suara."

"Yg ingin jadi pahlawan dgn membela orang yg menderita akan kehilangan peran ketika sudah tak ada lagi yg menderita."

Cuitan  Goenawan melalui akun twitter tersebut penting kiranya dimaknai oleh setiap warga negara Indonesia sebagai bentuk keperihatinan terhadap bangsa Indonesia. Gelar pahlawan tanpa tindakan kepahlawanan tentu terasa sangat nisbi. Tentu seorang pahlawan, tidak membutuhkan gelar dan semacamnya. Pahlawan bertindak dari dalam hati nuraninya. Bahkan Gunawan mengutip pernyataan Bertolt Brecht dalam lakon "Kehidupan Galileo" (1939): "Tak beruntunglah negeri yang membutuhkan pahlawan."*** (fiq)


Artikel Terkait:

0 comments :

Post a Comment