Home » » KPK Gelontorkan 20 Juta Untuk Finalis Festival Integritas UAJY

KPK Gelontorkan 20 Juta Untuk Finalis Festival Integritas UAJY

Diposkan oleh Kabar Bangsa pada Thursday, September 29, 2016 | 8:28 AM

KABARBANGSA.COM---Empat finalis masing-masing menerima dana Rp 20 juta dari Komisi Pemberantasan Korupsi setelah ditetapkan Dewan Juri Festival Integritas Kampus, Selasa (27/9) di Auditorium  Gedung Teresa UAJY, Babarsari. Kegiatan ini mengusung tema  “Jujur Ora Ajur” (Universitas Terbuka), “Cerdas Mencerdaskan”  (STMM “MMTC”), “Manipulasi Anggaran” dan “Percaya Diri” (UAJY).

Baca juga: UAJY Serius Tolak Plagiarisme

Sumber Gambar: dok. kabarbangsa.com/UAJY

Alexander Beny Pramudyanto, sebagai Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi FISIP dalam pembukaan Festival mengatakan, program ini lahir setelah berlangsung  dialog antara sejumlah dosen Ilmu Komunikasi  dengan pimpinan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (DPMM) KPK. “Kita sepakat memilih bentuk festival ketimbang lomba karena festival lebih mengutamakan kolaborasi, kerjasama, daripada persaingan”. Tiga juri  yang hadir mengkritisi proposal peserta adalah Yoga Adhitrisna, Rianny Djangkaru dan Lukas Ispandriarno.

Menurut  Masagung Dewanto, DPMM KPK, Festival Integritas Kampus  diselenggarakan di tiga wilayah yaitu DIY, Semarang dan Malang. Festival yang lebih besar dan bersifat nasional akan digelar tahun 2017 dengan melibatkan kampus-kampus di sejumlah provinsi di Jawa maupun luar Jawa. “Festival bertujuan mengajak mahasiswa berperan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui kompetensi yang dimiliki dan kali ini melalui kompetensi komunikasi” kata Agung  saat penutupan festival.

Festival Integritas Kampus dimulai awal September dan mendapatkan sambutan keikusertaan dari sekitar 70 peserta di tiga wilayah. Penilaian untuk menghasilkan 10 semifinalis diselenggarakan di Jakarta 21 September 2016. Kelompok mahasiswa  yang lolos penilaian juri akan memperoleh dana Rp 20 juta untuk melakukan kampanye sosial di masing-masing kampus. Namun anggaran baru bisa dicairkan bila kelompok finalis telah melakukan revisi atas proposal yang  dipresentasikan di Yogyakarta. Keempat kelompok memiliki waktu  90 hari untuk menggelar kampanye sosial antikorupsi. Evaluasi kampanye dan rewarding akan dilakukan di Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UAJY tanggal 22-23 November 2016.(fiq/yus/elfisip)***


Artikel Terkait:

0 comments :

Post a Comment