SAMPANG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sampang, Prasetya Lukman Hakim, menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 tahun 2026. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi besar NU dalam menjaga persatuan, nilai keislaman moderat, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prasetya Lukman Hakim menilai, selama satu abad NU telah berperan strategis dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, serta kebangsaan. NU dinilai konsisten memperjuangkan Islam rahmatan lil alamin dan menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga pilar kebangsaan yang berperan penting dalam merawat persatuan dan keharmonisan bangsa. Di usia ke-100 tahun ini, kami berharap NU terus menjadi teladan dalam menjaga moderasi beragama,” ujar Prasetya, Sabtu (31/1/2026).
Ia juga menegaskan pentingnya peran NU dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Sampang.
Menurutnya, momentum peringatan satu abad NU harus dijadikan ajang refleksi dan penguatan komitmen bersama antara tokoh agama, masyarakat, dan generasi muda dalam membangun bangsa yang adil, damai, dan berkeadaban.
Ucapan selamat tersebut menjadi wujud dukungan Ketua DPD PSI Sampang terhadap perjuangan NU dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat sekaligus memperkuat persaudaraan antarumat beragama.
Red






