Bandung – Aksi intensifikasi yang digelar oleh mahasiswa dan pengemudi ojek online (ojol) di depan Gedung DPRD Jawa Barat sejak kemarin siang hingga dini hari tadi berakhir ricuh. Kericuhan tersebut menimbulkan kerusakan yang cukup parah di sekitar lokasi.
Selain pos satpam di depan Gedung DPRD Jabar yang hangus terbakar, api juga membakar sebuah rumah aset MPR yang berada tepat di seberang gedung DPRD. Gedung setinggi tiga lantai tersebut habis terbakar. Tidak hanya itu, satu unit mobil dan empat sepeda motor juga hangus dilalap si jago merah.
Di tengah situasi yang memanas, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung membahas massa aksi. Kehadirannya di tengah demonstrasi memberikan dampak positif. Dengan komunikasi yang tenang dan upaya persuasif, Dedi Mulyadi berhasil menenangkan massa sehingga meluasnya tindakan anarkis dapat diredam.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama tim pemadam kebakaran masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait kejadian kebakaran yang terjadi.
Sementara itu, hari ini petugas kebersihan masih terus bekerja membersihkan sampah, sisa pembakaran, serta puing-puing bangunan di beberapa titik lokasi. Puing-puing gedung yang terbakar kini menjadi saksi bisu atas yang terjadi semalam. (Wan)
PPRI