Iklan

 


 


Legislator Gerindra Salurkan PIP di Blitar, Perkuat Akses Pendidikan Siswa Madrasah

Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T13:48:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Blitar — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Endro Hermono bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Aliyah (MA) dari keluarga miskin dan rentan miskin di Kota Blitar.


Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintahan Prabowo Subianto untuk mencegah putus sekolah sekaligus memperluas kesempatan anak-anak memperoleh pendidikan yang layak, khususnya di lingkungan madrasah.


Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 140 siswa MI Pesantren Kelurahan Tanggung masing-masing menerima bantuan sebesar Rp450.000. Sementara itu, 70 siswa Madrasah Aliyah Negeri Kota Blitar memperoleh bantuan sebesar Rp1.800.000 per siswa. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan yang tidak sepenuhnya tercakup dalam Bantuan Operasional Sekolah (BOS).


“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang terhambat dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mencegah putus sekolah dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita dari keluarga miskin,” katanya.


Lebih lanjut kata Kader dari Partai yang diketuai oleh Presiden Prabowo Subianto bahwa Program Indonesia Pintar sendiri memiliki tujuan strategis, di antaranya menghilangkan hambatan ekonomi yang berpotensi menghalangi siswa mengakses pendidikan, mencegah terjadinya putus sekolah, serta membantu pembiayaan kebutuhan pendidikan seperti seragam, alat tulis, dan transportasi. 


Selain itu, PIP juga ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia 6 hingga 21 tahun serta mendukung pelaksanaan wajib belajar 12 tahun.


“Dengan adanya bantuan ini, kami optimis siswa-siswa akan tetap bersekolah hingga menyelesaikan pendidikan mereka,” tambah Endro.


Endro Hermono menegaskan bahwa PIP merupakan cerminan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkeadilan dan inklusif.


“Kami ingin semua anak, terutama mereka dari keluarga miskin, mendapatkan peluang pendidikan yang sama,” tegasnya.


Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar, Endro berharap penyaluran PIP dapat membangkitkan semangat belajar serta memperkuat motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 


Ia menilai, dukungan pendidikan yang konsisten akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.


Melalui program ini, pemerintah berharap angka putus sekolah dapat ditekan secara signifikan dan mutu pendidikan terus meningkat, terutama di kalangan siswa madrasah.


“Program PIP sebagai bagian dari upaya pemerintah, menjadi salah satu solusi dalam menciptakan pendidikan yang lebih merata dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini