Malang – Esther Marsoina, siswi kelas XI SMA Taruna Nusantara Malang, mengaku kagum dengan sosok Presiden Prabowo Subianto yang berani dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya di bidang pendidikan. Esther pun menaruh harapan besar terhadap masa depan pendidikan yang lebih adil dan merata di Tanah Air.
Pandangan tersebut bukan tanpa alasan. Esther menyoroti komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong renovasi puluhan ribu sekolah di seluruh Indonesia sebagai langkah nyata memperbaiki kualitas pendidikan nasional.
“Bapak Presiden adalah seorang yang sangat berani berjuang untuk rakyat. Bapak Presiden sudah sempat menyampaikan tentang renovasi 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia,” ungkap Esther usai peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Selasa (13/1).
Program renovasi sekolah sendiri menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Pada tahun ini, pemerintah menargetkan renovasi 60 ribu sekolah di berbagai daerah. Secara bertahap, Presiden Prabowo juga menargetkan perbaikan total hingga 300 ribu sekolah di seluruh Indonesia sampai akhir masa jabatannya, guna memastikan lingkungan belajar yang aman, layak, dan nyaman bagi para siswa.
Menurut Esther, kebijakan tersebut menjadi harapan besar bagi terwujudnya pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak Indonesia. Ia menilai SMA Taruna Nusantara sebagai contoh nyata sekolah unggulan yang mampu membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita, tanpa memandang latar belakang.
“SMA Taruna Nusantara adalah salah satu SMA yang bisa menjadi jalur bagi saya untuk mencapai cita-cita,” katanya.
Selama menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Esther mengaku memperoleh banyak pembelajaran, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Mulai dari menghormati, peduli terhadap lingkungan, dan juga untuk belajar mengadaptasi lingkungan sekitar,” ucapnya.
Ia juga menilai sistem kedisiplinan yang diterapkan di SMA Taruna Nusantara menjadi nilai pembeda dibandingkan sekolah lain, karena menanamkan rasa hormat kepada siapa pun tanpa memandang jabatan maupun peran.
Siswi asal Jakarta tersebut mengungkapkan cita-citanya menjadi perwira Kepolisian Republik Indonesia (Akpol) sebagai bentuk pengabdian kepada negara. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas.
“Saya berharap, banyak sekali cita-cita agar anak Indonesia dapat bersekolah di sekolah yang unggul, tidak dilihat mau dari segi manapun, itu jenis keluarga, jenis lingkungan ataupun pendidikan,” pungkasnya.





