H. Sujai: Prestasi Satresnarkoba Polres Sampang Bukti Komitmen Nyata Berantas Narkoba di Sampang
SAMPANG – Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK), H. Sujai, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Satresnarkoba Polres Sampang dalam ajang penilaian kinerja Semester I Tahun 2026 di jajaran Polda Jawa Timur.
Menurut H. Sujai, penghargaan yang berhasil diraih Satresnarkoba Polres Sampang merupakan bukti nyata bahwa kerja keras dan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika telah membuahkan hasil yang membanggakan.
"Kami dari LKPK mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satresnarkoba Polres Sampang yang berhasil meraih Juara I kategori ungkap barang bukti terbesar dan Juara III kategori penyelesaian perkara terbanyak di jajaran Polda Jawa Timur. Prestasi ini patut dipertahankan karena menunjukkan keseriusan dalam memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Sampang," ujar H. Sujai.
Ia berharap capaian tersebut tidak membuat jajaran Satresnarkoba cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Diketahui, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, M.Si., melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol. Muhammad Kurniawan, S.I.K., M.Si., kepada Kasat Resnarkoba Polres Sampang, Iptu Yuda Julianto, S.H., M.M.
Satresnarkoba Polres Sampang berhasil meraih Juara I dalam kategori jumlah ungkap barang bukti narkotika terbesar se-jajaran Polda Jawa Timur serta Juara III dalam kategori penyelesaian perkara terbanyak pada Semester I Tahun 2026.
H. Sujai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkoba di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar Kabupaten Sampang dapat terbebas dari ancaman peredaran narkotika.
Sahi





